Friday, September 11, 2015

Surat untuk Bapak/Ibu Polisi

Kebetulan saya mengikuti Twitter TMC Polda Metro (@tmcpoldametro), awalnya sih hanya ingin mendapat informasi sekitar keadaan/kondisi lalu lintas Jakarta terkini, mulai dari titik-titik kemacetan, kecelakaan, dll.
Kemarin saya melihat tweet TMC Polda Metro, dalam rangka HUT Polantas yang ke 60, Ditlantas Polda Metro mengadakan lomba blog, dengan tema :
"Apa harapan masyarakat pada Polisi untuk memecahkan kemacetan?"


Membaca berita tersebut, saya langsung bersemangat untuk mengikuti lomba tersebut.
Tujuan utama nya sih, hanya ingin memberikan saran/masukan, mengutarakan uneg-uneg sebagai pengguna jalan, dan syukur-syukur bisa menang :)

Kalau membicarakan kemacetan yang terjadi di jalan, sebenarnya memang sulit dihindari, kenapa?
Karena memang jumlah kendaraan bermotor (mobil, motor, kendaraan umum, dll) sudah sangat banyak sekali, sehingga memang jalanan yang tersedia secara teori memang sudah tidak dapat menampung lagi.
Nah, dengan keadaan yang ada saat ini......apa yang bisa kita dan Polisi perbuat, agar kemacetan bisa diminimalisasikan.

Jadi harapan saya kali ini sebenarnya bukan hanya untuk Polisi, tetapi juga untuk masyarakat umum yang juga menggunakan jalan raya.

Kalau harapan saya bagi masyarakat umum pengguna jalan  raya :
1. Toleransi
Saya merasa pengguna jalan saat ini sudah tidak peduli dengan sekitar/pengguna jalan lainnya.
Sudah mengarah semau nya sendiri dan mau menang sendiri.
 
2. Sabar
Karena kita menggunakan jalan umum secara bersama-sama, maka bersabarlah.
 
3. Ikuti aturan/rambu
Banyak yang tidak disiplin. Mengikuti aturan/rambu, hanya kalau ada Polisi.
 
4. Menggunakan kendaraan umum
Menggunakan kendaraan umum merupakan salah satu solusi, untuk memberantas kemacetan.
dan nilai tambah lainnya, lebih hemat, tidak capek, dll.
 
5. Mendukung program pemerintah
Mencontoh negara maju lainnya, memang populasi kendaraan harus diatur, misalnya dengan : harga yang tinggi untuk BBM, pajak kendaraan bermotor, kendaraan, umur kendaraan, dll.

Yang berikutnya adalah masukan untuk Polisi :
1. Bekerjalah sesuai tugas yang sudah ditetapkan
Maksudnya adalah sebagai penegak hukum, maka harus mempunyai integritas dalam menjalankan tugas.
Tidak ada oknum yang menerima pungli, sogokan, mencari kesalahan, mangkir dari kerjaaan, dll.
Bertindak sesuai aturan dan tugas masing-masing.

2. Bekerjalah dengan hati nurani
Selain penegak hukum, Polisi juga adalah bertugas Melindungi, Mengayomi, dan Melayani masyarakat.
Dengan semangat tersebut, jangan sampai masyarakat malah takut kalau sudah berurusan dengan Polisi.
 
Melihat dua point diatas, kiranya Polisi kedepannya bisa lebih baik lagi kinerjanya.

Dan terkhusus untuk hal kemacetan, kiranya Polisi bisa lebih TEGAS lagi untuk menertibkan pengguna jalan.
Seperti yang saya sudah uraikan diatas, bahwa saat ini banyak pengguna jalan yang tidak disiplin (kalau tidak ada Polisi).
Misalnya :
1. Kelengkapan surat kendaraan
SIM dan STNK
 
2. Kelengkapan fisik/layak pakai kendaraan
Banyak lampu belakang yang mati (motor/mobil), tidak ada spion, tidak pakai lampu besar depan, dll

3. Melanggar rambu lalu-lintas
Melanggar lampu merah, melawan arah, parkir sembarangan, dll

4. Melanggar aturan standart kendaraan
Lampu yang sangat terang, knalpot yang berisik, dll

5. Melanggar aturan berkendara
Tanpa helm, tanpa sabuk pengaman, dll

Tindakan TEGAS ini meliputi 3 hal :
1. Tindak pengguna jalan yang salah tanpa kompromi
Tindak/tilang, tidak ada kompromi/damai di lapangan

2. Tidak melakukan pembiaran
Apabila memang tidak sesuai, (lebih rajin lah) menegur

3. Tidak mudah memberikan/mengeluarkan SIM

Kiranya, dengan 3 point untuk lebih berlaku TEGAS, Polisi bisa mengurai kemacetan yang ada.


No comments:

Post a Comment